A Decade of Love, Passion, and Commitment, It’s Perfect Ten!


02 February 2001 –

02 February 2011

Alhamdulillah….meskipun tidak selalu mudah, kami bisa melalui dekade pertama pernikahan kami. Kalau di judul di atas aku menuliskan “Perfect Ten” bukanlah berarti rumah tangga kami sempurna, tapi buat kami bisa mencapai usia sepuluh tahun terasa sangat istimewa, seistimewa angka sepuluh yang kalau dalam deretan nilai merupakan angka terbaik!

Keputusan untuk menikah di usia muda bukanlah keputusan yang mudah, benar-benar membutuhkan niat dan komitmen yang kuat. Tapi kami bisa membuktikan keseriusan kami. Melewati tahun-tahun pertama pernikahan yang awalnya terasa agak aneh tapi kemudian membuat kami nyaman satu sama lain.

Kalau diingat-ingat sih, rasanya tidak sulit koq, meskipun kesulitan sering kali datang, karena kami melaluinya dengan nikmat, dengan penuh rasa senang. Ada cinta, gairah, dan komitmen dalam setiap langkah kami.

Melewati hari-hari tanpa uang, jungkir balik berusaha mengatasi perbedaan-perbedaan yang muncul, kecemburuan, dan rasa jenuh mungkin jadi bagian perjalanan kami. But we’re still here! stick one to each other, still so much in love!

Alhamdulillah….sekarang kami tidak hanya berdua, ada dua malaikat cilik yang mewarnai dan menyempurnakan kehidupan kami. Mikyal Lateefa Hasna Mutawali (Micky, 8 th) dan Muhammad Ghifary Fadhel Mutawali (Aik, 6 th) jadi pengikat yang paling kuat buat kami berdua, harta kami yang paling berharga.

Kalau diingat-ingat lagi, rasanya manis dan agak lucu mengingat bagaimana polos, naif, dan culunnya kami dulu ๐Ÿ™‚ tapi Alhamdulillah waktu dan berbagai pengalaman hidup membuat kami lebih dewasa. Lihatlah, bagaimana suamiku sekarang tampil menjadi seorang pemimpin yang membanggakan.

Belakangan, aku semakin menyadari keistimewaan suamiku tercinta, dan kadang terbengong-bengong dengan pikiran “Koq dia baik banget, ya?”

Aku sangat menghargai kesediaannya turun tangan membantuku menangani anak-anak bahkan sampai ke urusan yang sangat domestik seperti memandikan, menyuapi, menggorengkan telur untuk Aik yangย  “Telur goreng mania”. Juga kesigapannya memanjakanku :-).ย  Yang lucu, biasanya kalau aku punya event biasanya suamiku yang lebih gelisah memikirkan acaranya daripada aku sendiri. Biasanya belio susah tidur pada malam menjelang acara sementara aku yang punya hajatan tidur pules ๐Ÿ˜€

Ah…thx so lot honey! big hugs for you!

 

p.s.

Kalau ada yang menganggap tulisan ini boring, terlalu narsis, silakan close tab aja yah ๐Ÿ˜‰

 

 

 

Iklan